Selasa, 27 Februari 2024

Hidden Gem! Enaknya Bakso Combor dan Es Dawet Bu Ndari Colo Kudus

Anggara Jiwandhana
Minggu, 5 November 2023 11:43:00
Kuliner Bakso combor dan Es Dawet Bu Sundari Colo (Murianews/Sakjose)

Murianews, Kudus – Kuliner-kuliner enak nan murah meriah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memang tak ada habisnya. Namun sayangnya, beberapa di antaranya masih tersembunyi karena lokasinya yang cukup jauh dari area perkotaan, alias Hidden Gem!

Salah satunya adalah sebuah warung bakso combor dan dawet rumahan yang dikunjungi program kuliner Murianews.com, Sakjose, beberapa waktu lalu.

Lokasi tepatnya adalah di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Atau patokan persisnya terletak di seputaran Mts Raden Umar Said di Jalan Colo Gembong. Atau tepatnya, sebelum pertigaan arah Desa Japan, belok kiri gang lalu melaku ke utara.

Cukup sulit menemukan lokasinya, karena sekilas, warungnya bahkan tak nampak seperti warung. Tidak ada plang nama atapun tenda penanda yang menegaskan jika itu memang sebuah warung makan yang menyajikan makanan murah meriah, bakso combor dan es dawet.

Yang nampak, hanya antrean para pembeli, toples-toples berisikan komponen dawet dan juga dua penjual yang tak lagi muda. Semuanya terletak di sebuah teras rumah yang juga digunakan untuk parkiran kendaraan sepeda motor itu.

Pemiliknya adalah sepasang suami istri Pak Gatot dan Bu Sundari. Mereka membuka warung ini sejak tahun 1999 dengan resep tradisional yang konsisten dan baku yang alami. Sejak saat itu juga mereka melayani para pembelinya yang kebanyakan merupakan para penyedia jasa ojek colo.

Dari segi tampilan, memang kuliner mereka kalah dengan penganan-penganan viral dengan serba pedas dan susu. Namun, rasa bakso combor dan es dawet di sini benar-benar nyaman di makan serta diseruput.

Pasalnya, mereka membuat dua penanganan ini layaknya disajikan untuk keluarga sendiri. ”Kami menyiapkan bahan-bahanya sendiri, mulai dari dawetnya santennya juga kami parut sendiri. Kaldu untuk bakso dan serta komponen-komponen lainnya kami siapkan sendiri,” katanya.

Satu porsi dawet hanya dibanderol dengan harga Rp 4 ribu hingga 6 ribu saja. Itupun sudah dapat satu mangkuk penuh berisi dawet, santan yang gurih, potongan roti dan sirup buatan sendiri.

Begitu pula dengan bakso combor, layaknya bakso desa pada umumnya, bakso combor di sini tidak memiliki bakso yang sebenarnya. Melainkan bulatan tahu yang juga mereka racik sendiri.

”Makanan ini sudah kami buat bahkan sejak kami jual dengan harga Rp 300 rupiah hingga saat ini harganya sudah di Rp 6.000. Jika berkenan mampir di warung kami, silahkan berkunjung dan mencicipi bakso dan dawet rumahan ala kami,” pungkasnya.

Liputan ini bisa juga disimak di video Sakjose di link berikut https://www.youtube.com/watch?v=aqFxgucl-Os&ab_channel=MurianewsTV

Editor: Dani Agus

Komentar