Selasa, 27 Februari 2024

Tips Bikin Seblak buat Pemula, Ternyata Mudah Banget

Dani Agus
Selasa, 26 September 2023 19:39:00
Seblak (wikipedia.org)

Murianews, Kudus – Ada beberapa makanan yang sedang digemari dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah seblak yang merupakan masakan khas Sunda.

Seblak berasal dari kata bahasa sunda ’segak’ dan ’nyegak’ yang artinya menyengat. Hal ini berdasarkan dari bumbu seblak yang relatif menyengat karena cara masak seblak memakai kencur sehingga membuat cita rasa khas pedas dan gurih.

Saking banyaknya penggemar, saat ini mudah sekali jika ingin mencicipi seblak. Pasalnya, banyak warung seblak yang bertebaran hingga ke kampung-kampung.

Seblak awalnya dengan kerupuk basah yang direndam dan dimasak sampai empuk. Kemudian, ditambah telur agar makin nikmat dan menggugah selera.

Namun, seiring berjalan waktu dan menuruti penggemarnya, seblak juga ditambahkan banyak bahan makanan lainnta. Antara lain, sayuran, mie, makaroni, daging, hingga ceker.

Nah, jika tidak ingin beli, Anda juga bisa mencoba bikin seblak sendiri di rumah. Jangan khawatir, cara bikinnya ternyata mudah banget.

Berikut tips bikin seblak sendiri di rumah dilansir dari laman Sasa, Selasa (26/9/2023).

1. Pilih dan proses kerupuk dengan tepat

Kerupuk basah adalah bahan dasar utama dalam pembuatan seblak. Rendam dulu kerupuk di air panas selama 30 menit atau lebih, tergantung tekstur kerupuk yang digunakan. Atau paling tidak, rebus kerupuk sampai setengah empuk supaya saat dimasak lagi untuk membuat seblak, tekstur seblak tidak terlalu lembek. Kamu bisa pakai kerupuk melarat, kerupuk kulit, atau kerupuk mie sesuai dengan selera.

Tambahkan sedikit minyak goreng ke air rebusan kerupuk supaya kerupuk tidak menempel di dasar panci ketika direbus!

2. Masak seblak dengan api kecil

Karena proses memasak seblak yang memiliki beberapa langkah, pastikan menggunakan api kecil saja ya supaya tumisan bumbu tidak cepat gosong. Apalagi kalau kamu akan memasukan banyak bahan ke dalam seblak kamu yang masing-masing punya waktu matang yang berbeda-beda, pastikan gunakan api kecil sepanjang menumis agar semua bahan matang merata.

3. Tunggu bumbu matang terlebih dahulu

Sebenarnya untuk memasak apapun, sebaiknya tambahkan bahan-bahan setelah bumbu masak matang agar rasanya enak dan aroma yang keluar sedap. Begitu juga saat masak seblak, pastikan bumbu halus sudah ditumis sampai matang ya. Kemudian baru masukan kerupuk yang sudah kamu rebus. Kalau sebaliknya? Rasa bumbu yang masih mentah akan sampai ke kerupuk, dan aroma bumbu tidak akan keluar.

4. Hindari menambah air terlalu banyak

Ada yang bisa menjawab perdebatan warganet Indonesia mengenai apakah seblak itu berkuah atau tidak? Mungkin saja pertanyaan itu berawal dari masalah: menambah air terlalu banyak! Air atau kuah yang terlalu banyak, apalagi jika tidak sebanding dengan bumbu kencur yang ada, malah membuat rasa jadi hambar. Padahal ciri khas seblak adalah terasa gurih dan pedas dari kencurnya.

Menambah garam atau penyedap bukan ide bagus untuk memperbaiki seblak yang kebanyakan air, karena hanya akan memberikan rasa asin tanpa rasa khas kencur atau cikur. Saat akan menambahkan air ke tumisan seblak, tuang air sedikit demi sedikit dan cicipi terlebih dahulu tiap kali selesai menuang air.

5. Jangan masukkan semua bahan dalam satu waktu

Meski pada akhirnya semua bahan akan disatukan ke dalam tumisan bumbu, ada urutan memasukkan bahan-bahan tersebut sesuai dengan tekstur dan tingkat kematangannya supaya semua bahan matang merata.

Misalnya kamu akan membuat seblak mie dengan bahan seafood, bakso, aci, sayur, telur dan mie. Cara membuat seblak mie tidak sulit. Yang harus kamu masukan ke dalam tumisan bumbu pertama kali adalah yang punya tekstur lebih keras, yaitu seafood, bakso dan aci. Baru kemudian masukan sayur dan telur yang matangnya cepat. Kerupuk dan mie kuning matang juga dimasukkan belakangan karena mereka berdua sudah dimasak terlebih dulu, justru memasukkannya lebih awal akan membuat teksturnya menjadi lembek.

6. Tambah penyedap, makin nikmat!

Meski ciri khas seblak adalah kencur pada tumisan bumbunya, tapi mungkin saja rasanya masih relatif kurang gurih di lidah sebagian orang, karena kencur sendiri lebih dominan rasa pedas dan after taste hangat di tenggorokan. Karena itu, kamu perlu penyedap rasa seperti kaldu bubuk atau MSG! Tapi kamu tidak perlu menambah penyedap rasa terlalu banyak, ya. Sesuaikan saja dengan porsi masakan dan bumbu yang digunakan, supaya tidak terlalu asin dan malah merusak rasa seblak kamu.

Komentar