Selasa, 27 Februari 2024

Ayam Bakar Mak Gogok, Rasanya Menohok

Nathan
Minggu, 15 Oktober 2023 08:31:00
Ayam bakar Mbok Gogok Blora, rasanya menohok.(Murianews/Blora)

Murianews, Blora – Selain sate ayam, soto kletuk, lontong opor, lontong ngloram dan ikan Jendil, masih ada satu kuliner di Blora yang siap menggoyang lidah pecinta kuliner. Itu adalah ayam bakar Mak Gogok di Desa Genjahan, Kecamatan Jiken, Blora.

Ayam Bakar Mak Gogok menawarkan empuknya daging ayam kampung dibalut bumbu rempah-rempah. Resepnya yang didapat secara turun temurun menjadikan ayam bakar ini menjadi sasaran penggila kuliner di Blora.

Ayam Bakar Mak Gogok sudah menjadi menu idaman masyarakat setempat maupun wisatawan yang berkunjung ke Blora sejak 1996. Ayam bakar ini terkenal dengan cara memasaknya yang masih menggunakan metode tradisional dan alat-alat tradisional.

Mak Gogok yang merupakan nama akrab dari nama asli Sarti menceritakan sejarah dari usaha kulinernya tersebut. Usahanya ini dimulai sejak 1994. Semula warungnya menyajikan menu nasi pecel, karena keterbatasan modal.

Seiring berjalannya waktu berikut dorongan moral yang diberikan oleh sang nenek, Sarti pun memberanikan diri mulai merubah dagangannya menjadi warung ayam bakar di tahun 1996. bumbu resep ayam bakarnya didapat dari neneknya, Muriyati.

Pada perkembangannya, warung ayam bakarnya akhirnya terkenal seantero Blora. Menu ayam bakarnya melegenda dan menjadi buruan para penikmat kuliner hingga sekarang.

‘’Menurut orang-orang, katanya daging ayamnya yang empuk. Selain itu, punya bumbu gurih, manis, dan bercampur dengan rasa pedas sampai ke tulangnya. Bumbunya itu terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, gula merah, kunir, asam, kencur, tumbar, jinten, dan santan,’’ ungkap Sarti, Minggu (15/10/2023).

Untuk sampai ke meja setiap penikmatnya, Ayam bakar Mak Gogok melalui berbagai tahapan. Pertama setelah disembelih, ayam diungkep bersama bumbu rempah-rempah selama 1 jam dan kemudian di bakar sekitar 15 menit.

"Dalam rebusannya yang cukup lama, proses inilah yang kemudian menjadikan ayam bakar begitu khas dan nikmat saat disantap. Dan kami selalu pakai ayam kampung,’’ ucap Sarti menambahkan.

Menu ayam bakar Mak Gogok dipatok seharga Rp175 ribu per ekor, dan sudah mendapat lalap sayur dan sambalnya. Jika memang dirasa terlalu banyak sajian satu ekor utuh, penikmat juga bisa memesan separuhnya.

Yang menarik di sini, penikmat ayam bakar akan disajikan dua sambal sekaligus yakni sambal terasi dan sambal gurih. Khusus sambal gurih terbuat dari kacang dan santan sebagai kawan menikmati ayam bakar.

‘’Hidangan kami memang cocok untuk di makan bersama teman atau keluarga. Saat menjelang sore, biasanya rombongan keluarga berbondong kesini untuk menyantap ayam bakar ini,’’ terang Sarti yang berusia 70 tahunan ini.

Saat ini, ayam bakar Mak gogok memiliki dua cabang yang ada di Jepon dan Cepu. Namun begitu, ayam bakar Mak gogok selalu ramai dan diburu pencinta kuliner baik dari Blora maupun luar Blora.

Editor: Budi Santoso

Komentar