Selasa, 27 Februari 2024

Telur Bakar Warung Penyet Mbak Dian Kudus Nikmatnya Kelewatan

Vega Ma'arijil Ula
Sabtu, 13 Januari 2024 14:14:00
Menu telur bakar di warung penyet mbak Dian Kudus (Murianews/Vega M Ula)

Murianews, Kudus – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), kembali menjadi destinasi kuliner yang menggugah selera. Kali ini, telur bakar dari Warung Penyet Mbak Dian di Desa Panjang, Kecamatan Bae ini, menarik perhatian para penikmat kuliner.

Muhammad Sukron, pemilik warung, menjelaskan jika telur bakar khasnya memiliki cita rasa manis yang unik.

Telur bakar yang dijual di warung ini dikreasikan dengan rasa manis yang dihasilkan dari kecap dan bumbu racikan khusus buatan sendiri oleh Sukron.

”Rasa manisnya didapatkan dari kecap dan bumbu racikan sendiri. Bumbunya rahasia dapur,” ujar Sukron.

Sambil menikmati telur bakar, konsumen juga bisa memilih sambal sesuai selera. Sukron menyediakan dua varian sambal, yakni sambal manis dengan warna merah dan sambal pedas berwarna hijau.

”Sambalnya bisa pilih manis atau pedas. Sambal warna merah ini yang manis, kalau warna hijau yang rasanya pedas,” tambahnya.

Telur bakar di Warung Penyet Mbak Dian memiliki keunikan rasa cenderung manis dan gurih. Telur yang disajikan tebal dengan sedikit arang menambah cita rasa istimewa.

Porsi nasi tidak dibatasi, memungkinkan pembeli untuk mengambil sesuai porsi yang diinginkan.

Proses pembuatan telur bakar ini tergolong sederhana. Telur yang telah dicampur dengan onclang kemudian diaduk dan digoreng. Setelah matang, telur dibakar di atas arang dengan durasi tidak lebih dari dua menit.

”Harga telur bakar per porsinya Rp 6 ribu, belum termasuk nasi seharga Rp 5 ribu per porsi. Jadi, totalnya Rp 11 ribu untuk seporsi telur bakar dan nasi,” jelas Sukron.

Dengan harga terjangkau, telur bakar di warung ini menjadi pilihan favorit bagi banyak pelanggan.

Warung ini buka setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB. Sukron berharap agar usahanya terus lancar dan semakin banyak pelanggan yang menikmati kuliner lezat di warungnya.

Editor: Cholis Anwar

Komentar