Selasa, 27 Februari 2024

Tahu Kupat Landan, Kuliner Unik Banjarnegara yang Dicampuri Abu

Zulkifli Fahmi
Sabtu, 13 Januari 2024 17:31:00
Tahu Kupat Landan khas Banjarnegara. (Istimewa/Detik.com)

Murianews, Banjarnegara – Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah memiliki kuliner legendaris yang unik. Namanya tahu kupat landan.

Kuliner ini sudah ada sejak 32 tahun lalu. Bila diamati, sekilas makanan ini seperti kupat tahu atau tahu kupat pada umumnya.

Bahan-bahannya kubis, tahu goreng, kupat atau ketupat yang kemudian disiram dengan saus kacang dan dihidangkan dengan kerupuk.

Bedanya pada ketupat yang digunakan ,yakni kupat landan. Meski sama-sama dibungkus menggunakan janur, kupat landan dimasak menggunakan campuran abu batang padi atau pelepah daun kelapa.

Proses itu menghasilkan kupat dengan rasa yang lebih gurih. Warna ketupat pun tak seputih ketupat biasanya.

Warung kupat landan cukup banyak ditemui di Banjarnegara. Salah satunya di warung milik Sariah, di Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja.

Biasanya, kuliner ini dinikmati bersama makanan khas Banyumasan lainnya. Yakni tempe mendoan yang disajikan hangat.  Untuk satu porsi, tahu kupat landan ini dijual hanya Rp 12 ribu.

”Biasanya memang disajikan dengan tempe mendoan. Kalau untuk harga tahu masaknya saja itu harganya Rp 12 ribu per porsi,” sebutnya, dikutip dari Detik.com, Sabtu (13/1/2024).

Warung ini mulai buka pukul 16.00 WIB hingga malam hari. Biasanya para pembeli mulai ramai berdatangan malam hari mulai pukul 19.00 WIB.

”Bukanya mulai jam 16.00 WIB. Tetapi yang paling ramai malam hari,” ujarnya.

Komentar