Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Bangkok – Fashion Island merupakan salah satu pusat perbelanjaan modern di kota Bangkok. Pusat perbelanjaan ini menjadi salah satu yang terbesar, yang berada di Ramitra Road. Lokasi ini tepat berada di pinggiran Distrik Khan Na Yao, Bangkok, Thailand.

Sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern terbesar di Bangkok atau bahkan Thailand, Fashion Island Mall memiliki berbagai fasilitas. Di kawasan ini terdapat berbagai toko barang, mulai dari barang elektronik, perlengkapan olahraga, pakaian dan makanan.



Salah satu yang cukup menarik untuk dikunjungi di Mall ini adalah sebuah fasilitas yang disebut sebagai Island Food, atau Pulau Makanan. Kawasan ini terletak di lantai 3 atau lantai paling atas di Fashion Island, berada di sisi paling kiri.

Berbagai jenis makanan, mulai yang tradisional hingga kekinian dijual di kawasan ini. Harganya relatif murah, jika dibandingkan dengan jenis makanan yang sama di Indonesia.

Menu-menu khas Thailand, dan negara-negara lain disediakan di sini. Harganya berkisar antara 55 bath sampai 80 bath atau sekitar Rp 25 ribu sampai Rp 30an ribu, tergantung jenis makanannya.

Untuk membeli makanan di kawasan Food Court ini, para pengunjung harus menukarkan uang lebih dulu di loket yang ada. Saat uang disodorkan di loket, para petugas akan memberikan semacam kartu yang akan menjadi ‘uang’ pembayaran saat membeli makanan. Kartu elektronik seperti E-tol ini akan memuat uang sejumlah yang ditukarkan.

[caption id="attachment_297619" align="alignleft" width="1280"] Para pengunjung Island Food saat menikmati makanan sambil bersantai. (Murianews/Budi Erje)[/caption]

Jumlahnya uang yang ditukarkan tidak dibatasi, menyesuaikan kebutuhan para pengunjung yang ingin membeli. Nominal yang ada di dalam kartu juga bisa diuangkan kembali jika masih sisa, atau dipakai lagi di kesempatan yang lain.Para pengunjung bisa menikmati makanan yang dibeli di lokasi atau membungkusnya. Di sini warung atau penjual makanan sudah memampang gambar-gambar atau bahkan replika dari makanan yang dijual. Para pembeli tinggal melihat gambar dan memastikan harganya.Setelah dilayani, para penjual akan meminta agar kartu beli yang dibawa pengunjung untuk diletakan disebuah alat pemindai. Jika transaksi berjalan sukses, maka bukti bayar akan langsung muncul. Secara otomastis pula, deposit di dalam kartu akan berkurang.Bagi pelancong dari luar Bangkok atau luar Thailand, keberadaan Fod Island, cukup membantu. Di kawasan ini tersedia beberapa jenis makanan yang agak cocok untuk lidah-lidah orang di kawasan Asia. Namun bagi muslim, juga harus hati-hati saat memilih makanan yang akan dibeli.Sebab, di beberapa gerai makanan, juga menyediakan daging babi. Salah pilih menu, jelas bisa menjadi masalah bagi para muslim. Karena itu harus benar-benar memperhatikan penjelasan mengenai jenis makanan yang akan dibeli.”Hiya mas harus hati-hati memang. Sebab disitu ada beberapa gerai yang menjual daging babi. Namun demikian juga ada makanan yang halal juga dijual,” ujar Frengki Setya, Warga Blora yang sedang berada di Bangkok. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler