Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selama ini, ada banyak minuman dawet khas dari berbagai daerah. Salah satunya dawet ireng khas Purworejo, Jawa Tengah.

Melansir dari laman Pemkab Purworejo, Sabtu (18/3/2023), dinamakan dawet ireng karena warnanya hitam dengan tekstur kenyal. Dawet ireng biasa disajikan dengan air santan, gula jawa yang dicairkan dan es.

Baca juga: Mencicipi Segarnya Es Badeg, Minuman Khas Banyumas yang Bisa Bikin Ketagihan

Minuman ini sangat cocok diminum saat udara panas. Bahan pokok untuk pembuatan dawet ireng yaitu tepung beras yang diolah.Sedangkan warna hitam diperoleh dari abu bakar jerami yang dicampur dengan air sehingga menghasilkan air berwarna hitam. Air ini kemudian digunakan sebagai pewarna dawet.Selain warnanya jadi hitam, merang juga menyumbangkan tekstur pada dawet yang kenyal alami dan enak. Tepung beras yang sudah diadon ini kemudian dicampur dengan air abu, lalu dimasak dan dicetak dalam cetakan khusus yang akan membentuk cendol menjadi serpihan-serpihan kecil berwarna hitam.Adonan dawet ireng itu kemudian ditampung di dalam air es, agar serpihan dawet tidak saling menempel. Harga satu mangkok kecil dawet ireng biasanya dibanderol Rp 8.000.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler