MURIANEWS, Kudus – Teh merupakan salah satu minuman favorit orang Indonesia, selain kopi. Minuman dari daun teh ini digemari hampir semua usia dan kalangan.
Indonesia dikenal sebagai negara penghasil teh yang cukup besar. Ada banyak perkebunan teh di Indonesia yang tersebar di berbagai daerah.
Masing-masing teh yang dihasilkan dari areal perkebunan itu punya cita rasa tersendiri. Oleh sebab itu, cara meracik teh agar nikmat juga tidak boleh asal.
Baca juga: Teh Oplosan Jadi Favorit Wisatawan saat Berburu Oleh-Oleh Khas Solo di Pasar GedeMelansir dari Kompas.com, Ratna Somantri ahli teh sekaligus founder Indonesia Tea Institute menjelaskan, apapun yang dapat diseduh, dikonsumsi, dan cukup kering untuk disimpan lama, maka dapat dijadikan sebagai bahan campuran teh.
Namun untuk meracik teh dengan hasil yang sesuai keinginan perlu tahu cara yang benar. Bagi pemula dalam seni meracik teh, berikut adalah empat tips dari Ratna untuk mendapat rasa teh yang nikmat.
Kenali bahan yang digunakanPerpanduan aroma serta rasa yang harmonis adalah hasil dari campuran teh yang baik. Untuk mendapatkan itu, dalam meracik teh harus mengenal bahan yang digunakan.
Karena tiap bahan yang digunakan meracik punya karakter masing-masing, baik dari segi rasa, aroma, dan warna. Dengan demikian rasa teh yang diciptakan menghasilkan satu kesatuan dan tak ada yang mendominasi.
”Kalau menggunakan racikan yang fresh, cocok pakai basic green tea. Kalau mau yang lebih sweet dan spicy seperti rempah, maka cocok pakai basic black tea," jelas Ratna.
Siapkan Formula
Setelah karakter bahan yang digunakan diketahui, susun formula yang akan diracik. ”Tentukan konsep yang akan dibuat dan bikin formulanya, setelah itu campur bahan-bahan menjadi tea blend. Kalau dirasa sudah oke, berarti tea blend-nya sudah bagus," lanjut Ratna.Setiap bahan racikan yang digunakan harus memerhatikan takaran yang disesuaikan dengan tiga kompoten tea blend. Cara ini disebut dengan Tea Blending Triangle yang terdiri dari bahan active, supporting, dan catalyst. Ketiganya berfungsi mempermudah menakar perbandingan penyusun teh untuk mendapat rasa yang nikmat.
Ketahui Aturan Bikin TehAgar teh racikan nikmat dan pas, harus mengikuti aturan seduh yang benar. Karena setiap basic tea berbeda tentunya aturan seduhnya juga berbeda.Ratna menjelaskan takaran untuk satu gram teh adalah 100 mililiter air, sementara waktu dan suhu air penyeduhan disesuaikan dengan jenis basic tea yang digunakan. Teh dengan basic black tea harus diseduh dengan air bersuhu 85 derajat celsius selama tiga hingga lima menit.Sedangkan teh dengan basic green tea harus diseduh air bersuhu 90 derajat Celsius selama tiga menit. Untuk teh yang menggunakan basic jasmine tea harus diseduh dengan air bersuhu 80 derajat Celsius selama tiga menit.
Jangan Aduk TehMenyeduh, cukup masukkan racikan teh ke dalam wadah lalu siram dengan air panas tanpa diaduk. ”Saat menuang air, jangan aduk tehnya, karena dia akan dancing dengan sendirinya,” kata Ratna. Penulis: Loeby Galih WitantraEditor: Dani AgusSumber: Kompas.com
[caption id="attachment_307558" align="alignleft" width="1890"]

Foto: Ilustrasi meracik teh (Pexels dari Pixabay)[/caption]
MURIANEWS, Kudus – Teh merupakan salah satu minuman favorit orang Indonesia, selain kopi. Minuman dari daun teh ini digemari hampir semua usia dan kalangan.
Indonesia dikenal sebagai negara penghasil teh yang cukup besar. Ada banyak perkebunan teh di Indonesia yang tersebar di berbagai daerah.
Masing-masing teh yang dihasilkan dari areal perkebunan itu punya cita rasa tersendiri. Oleh sebab itu, cara meracik teh agar nikmat juga tidak boleh asal.
Baca juga: Teh Oplosan Jadi Favorit Wisatawan saat Berburu Oleh-Oleh Khas Solo di Pasar Gede
Melansir dari Kompas.com, Ratna Somantri ahli teh sekaligus founder Indonesia Tea Institute menjelaskan, apapun yang dapat diseduh, dikonsumsi, dan cukup kering untuk disimpan lama, maka dapat dijadikan sebagai bahan campuran teh.
Namun untuk meracik teh dengan hasil yang sesuai keinginan perlu tahu cara yang benar. Bagi pemula dalam seni meracik teh, berikut adalah empat tips dari Ratna untuk mendapat rasa teh yang nikmat.
Kenali bahan yang digunakan
Perpanduan aroma serta rasa yang harmonis adalah hasil dari campuran teh yang baik. Untuk mendapatkan itu, dalam meracik teh harus mengenal bahan yang digunakan.
Karena tiap bahan yang digunakan meracik punya karakter masing-masing, baik dari segi rasa, aroma, dan warna. Dengan demikian rasa teh yang diciptakan menghasilkan satu kesatuan dan tak ada yang mendominasi.
”Kalau menggunakan racikan yang fresh, cocok pakai basic green tea. Kalau mau yang lebih sweet dan spicy seperti rempah, maka cocok pakai basic black tea," jelas Ratna.
Siapkan Formula
Setelah karakter bahan yang digunakan diketahui, susun formula yang akan diracik. ”Tentukan konsep yang akan dibuat dan bikin formulanya, setelah itu campur bahan-bahan menjadi tea blend. Kalau dirasa sudah oke, berarti tea blend-nya sudah bagus," lanjut Ratna.
Setiap bahan racikan yang digunakan harus memerhatikan takaran yang disesuaikan dengan tiga kompoten tea blend. Cara ini disebut dengan Tea Blending Triangle yang terdiri dari bahan active, supporting, dan catalyst. Ketiganya berfungsi mempermudah menakar perbandingan penyusun teh untuk mendapat rasa yang nikmat.
Ketahui Aturan Bikin Teh
Agar teh racikan nikmat dan pas, harus mengikuti aturan seduh yang benar. Karena setiap basic tea berbeda tentunya aturan seduhnya juga berbeda.
Ratna menjelaskan takaran untuk satu gram teh adalah 100 mililiter air, sementara waktu dan suhu air penyeduhan disesuaikan dengan jenis basic tea yang digunakan. Teh dengan basic black tea harus diseduh dengan air bersuhu 85 derajat celsius selama tiga hingga lima menit.
Sedangkan teh dengan basic green tea harus diseduh air bersuhu 90 derajat Celsius selama tiga menit. Untuk teh yang menggunakan basic jasmine tea harus diseduh dengan air bersuhu 80 derajat Celsius selama tiga menit.
Jangan Aduk Teh
Menyeduh, cukup masukkan racikan teh ke dalam wadah lalu siram dengan air panas tanpa diaduk. ”Saat menuang air, jangan aduk tehnya, karena dia akan dancing dengan sendirinya,” kata Ratna.
Penulis: Loeby Galih Witantra
Editor: Dani Agus
Sumber: Kompas.com