Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Namun agar manfaatnya bisa maksimal maka cara memasaknya juga harus benar. Tujuannya agar kandungan gizinya jangan sampai hilang.

Selama ini, masih banyak yang belum paham cara memasak sayuran dengan benar. Bahkan, dimulai dari cara memperlakukan sayuran mulai sebelum dimasak juga penting dilakukan.

Baca juga: Tips Masak Tofu agar Tak Mudah Hancur, Begini Caranya

Nah, ini rahasia bikin masakan sayur yang lezat dan zat gizinya tetap terjaga, seperti dikutip dari laman Maggi, Rabu (23/11/2022).

1. Cuci Sayuran di Air Mengalir

Hal pertama yang perlu Ibu perhatikan saat memasak sayuran tentu saja mencucinya terlebih dulu. Jadi, bakteri, kuman, dan pestisida yang menempel bisa hilang, deh.

Supaya zat gizinya tetap terjaga, sebelum dipotong sesuai ukuran yang diinginkan, sebaiknya cuci sayuran dengan air mengalir. Kenapa? Ini supaya vitamin yang larut dalam air, seperti Vitamin C, nggak ikut hilang.

2. Pilih Cara Memasak yang Lebih Sehat

Ada tiga cara memasak sayuran yang efektif untuk menjaga zat gizi di dalamnya. Pertama, mengukus. Saat dikukus, sayuran nggak terendam langsung dalam air. Jadi, zat gizi di dalamnya tetap terjaga dan nggak larut dalam air.

Kedua, direbus. Merebus sayuran untuk berbagai masakan seperti sayur bayam, sayur asem, atau sup ayam, bisa menjadi cara memasak yang sehat, terutama jika Ibu merebusnya dengan waktu yang tepat sehingga sayurannya nggak layu.

Cara lainnya adalah menumis. Kenapa? Soalnya, resep makanan sehat dari sayuran yang proses memasaknya ditumis umumnya dimasak dalam waktu singkat. Jadi, proses pemanasan sayurannya nggak terlalu lama.

3. Perhatikan Durasi Memasak
Selain memperhatikan cara memasaknya, Ibu juga perlu mengecek durasi masaknya. Kalau dimasak terlalu lama, zat gizinya bisa berkurang bahkan hilang, Bu.Oleh karena itu, saat memasak resep makanan sehat pakai sayur, perhatikan durasinya. Misalnya, saat menumis, sayuran cukup dimasak 2-3 menit. Selain itu, Ibu juga bisa lihat dari warna dan tekstur sayuran. Segera angkat jika warnanya mulai berubah atau terlihat layu.4. Cek Urutan Memasukkan Sayuran ke Panci atau WajanPernahkah Ibu bikin capcay atau sup, dan kematangan sayuran di dalamnya berbeda-beda? Misalnya, ada yang terasa pas, ada juga yang terlalu matang. Nah, ini bisa terjadi bila urutan memasukkan sayurannya kurang tepat.Oleh karena itu, lebih baik masukkan sayuran terakhir biar nggak cepat layu. Ibu juga bisa memasukkan sayuran umbi-umbian seperti kentang dan wortel terlebih dulu, karena biasanya butuh waktu lebih lama untuk lebih empuk.Selain itu, Ibu juga bisa memasukkan sayuran ke wajan atau panci saat air sudah benar-benar mendidih. Jadi, sayurannya lebih cepat matang dan bisa langsung diangkat.5. Konsumsi Segera Setelah DimasakSetelah masakan jadi, segera konsumsi masakan Ibu, ya. Jadi, zat gizinya masih terjaga. Minimalkan proses menghangatkan kembali sayuran supaya gizinya nggak berkurang. Maka dari itu, sebaiknya Ibu masak resep makanan sehat dengan porsi yang pas untuk sekali makan anggota keluarga di rumah.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: maggi.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler