Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bahkan, untuk makan jajanan tradisional pun juga mesti pilih-pilih. Alasannya sama, takut jika jajanan itu justru bisa memicu berat badan.

Bagi kamu yang sedang diet untuk menurunkan berat badan, masih tetap bisa mengonsumsi kudapan atau jajanan tradisional. Sebab, banyak dari jajanan tradisional Indonesia yang punya kalori cukup rendah.

Baca juga: Bernostalgia Kuliner Pedesaan dengan Botok Petet Besusul Khas Kudus

Jadi, jajanan ini tidak akan mengganggu dan menggagalkan program diet asalkan tidak memakannya berlebihan.

Melansir dari Halodoc, Sabtu (11/2/2023), bagi kamu yang suka jajanan tradisional, ada beberapa pilihan yang rendah kalori dan bisa kamu konsumsi saat sedang diet, yaitu:

1. Kue Putu Ayu

Jajanan tradisional yang satu ini memiliki rasa yang enak dan manis. Namun, karena dikukus, kue ini rendah lemak, sehingga cocok untuk yang sedang diet.

Dalam satu buah kue putu ayu, hanya terkandung 26 kalori saja. Dengan rincian gizi sebagai berikut:

  • Lemak: 0,91 gram

  • Karbohidrat: 3,78 gram

  • Protein: 0,77 gram


2. Klepon

Bertabur kelapa parut, dengan isian gula merah yang meleleh di mulut, klepon adalah salah satu jajanan tradisional yang punya banyak penggemar. Dalam satu buah klepon, terdapat 110 kalori, dengan rincian gizi sebagai berikut:

  • Lemak: 2,8 gram

  • Karbohidrat: 19,75 gram

  • Protein: 1,42 gram


3. Getuk

Paduan manis dan gurih dalam getuk memang cocok jadi camilan untuk menunda lapar. Kalori per potong getuk pun cukup kecil, yaitu sekitar 61 saja, dengan rincian gizi sebagai berikut:

  • Lemak: 1,25 gram

  • Karbohidrat 12,49 gram

  • Protein: 0,14 gram


4. Asinan

Meski namanya asinan, jajanan tradisional yang satu ini menawarkan banyak rasa di lidah, yaitu manis, pedas, dan asam yang segar. Kalori per porsi asinan adalah sekitar 148, dengan rincian gizi sebagai berikut:

  • Lemak: 5,02 gram

  • Karbohidrat: 22,97 gram

  • Protein: 4,97 gram

5. LemperLemper adalah camilan yang terbuat dari ketan dengan isian ayam suwir dan dibalut daun pisang. Kalori per satu buah lemper adalah sekitar 133, dengan rincian gizi sebagai berikut:
  • Lemak: 5,59 gram
  • Karbohidrat: 14,91 gram
  • Protein: 5,98 gram
Tips Diet Jika Hobi NgemilBagi yang hobi ngemil jajanan tradisional, diet bisa jadi cukup menyiksa. Namun, ada beberapa tips yang bisa kamu coba jika sedang diet, tapi punya hobi ngemil:1. Hitung Kalori Makanan yang Kamu KonsumsiIni akan membantu kamu makan lebih sedikit setiap harinya, dan memastikan terjadinya defisit kalori.2. Pilih Jenis Camilan yang TepatUsahakan camilan yang kamu makan kaya akan nutrisi, tapi punya kalori yang rendah.3. Ngemil SecukupnyaApapun jenis camilannya, kalau berlebihan bisa membuat diet kamu gagal. Jadi, makanlah camilan secukupnya, sambil menghitung kalori.4. Lebih Banyak OlahragaIni adalah cara terbaik untuk meningkatkan defisit kalori, dan memungkinkan kamu untuk tetap bisa makan jajanan tradisional favorit.5. Makan Lebih Banyak ProteinMengonsumsi cukup protein bisa membantu mempertahankan massa otot tanpa lemak, selama penurunan berat badan. Ini juga membantu kamu kenyang lebih lama.6. Makan Lebih Banyak SeratSerat adalah bagian dari makanan nabati yang bisa memperlambat pencernaan, dan membantu kamu kenyang lebih lama.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: halodoc.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler