Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Suru memiliki fungsi seperti sendok. Bedanya, suru terbuat dari daun pisang. Sedangkan sendok terbuat dari logam atau plastik.

Selain suru, warung opor sunggingan masih menggunakan daun pisang sebagai alas. Daun pisang itu dilampirkan di atas piring sebagai wadah bagi opor ayamnya.

Lokasi warung makan opor sunggingan berada di Jalan Nitisemito, Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus atau sebelah timur Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus.

Siti Sundari, generasi kedua opor sunggingan Kudus menjelaskan, dirinya memang menjaga tradisi penggunaan suru. Hal tersebut sudah dilakukannya sejak tahun 1965.

”Masih kami pertahankan. Termasuk alas daun pisang di atas piring juga masih kami pakai,” katanya, Senin (5/6/2023).

Baca: Opor Sunggingan Kudus, Istimewa karena Ayamnya Dipanggang

Menurutnya, suru lebih ramah lingkungan. Selain itu juga mampu menambah cita rasa saat dario aroma daun pisang. ”Surunya kan sekali buang. Jadi ramah lingkungan,” sambungnya.Dalam sehari sebanyak 200 hingga 300 porsi opor sunggingan habis terjual. Pihaknya menggunakan 20 ekor ayam kampung per harinya.”Buka setiap hari mulai pukul 06.30 WIB sampai 14.00 WIB. Kalau ramai bisa sampai 300 porsi. Setiap hari juga pasti habis,” terangnya.Baca: Es Pelopor yang Terkenal di Magelang Kini Hadir di KudusSatu porsi opor sunggingan tersebut dirasa cukup untuk porsi orang dewasa. Harga satu porsinya yakni Rp 18 ribu. Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler