Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Berbeda dengan sate kebanyakan. Selain menggunakan daging kerbau, daging pada sate tidak dipotong, tapi dililit. Sebelum dililit, daging tersebut sudah lebih dulu diberi bumbu dan srundeng.

Bumbu siramnya juga lebih gelap dan terasa lebih manis. Rasa manis srundeng menjadi ciri khas dari sate kerbau ini.

Baca: Sate Kerbau dan Parijoto Resmi Jadi Kekayaan Intelektual Milik Kudus

Sate kerbau sendiri kental dengan akulturasi budaya yang terjadi di Kabupaten Kudus. Di mana, pada masa Sunan Kudus, sebagai bentuk menghormati umat Hindu, umat Islam di Kudus dianjurkan tidak menyembelih sapi saat kurban.

Warga kemudian memilih kerbau sebagai pengganti sapi. Itu sebagai bentuk tenggang rasa yang tinggi bagi masyarakat Kudus pada umat Hindu saat itu.

Akhirnya tradisi mengganti sapi dengan kerbau saat kurban pun merambah ke dunia kuliner, salah satunya adanya sate kerbau. Jika mampir ke Kabupaten Kudus, sate kerbau banyak ditemui di sejumlah sudut kota.

Beberapa warung yang menjadi rekomendasi yakni, warung sate kerbau Pak Min Jastro, sate kerbau Mas Zuhri dan sate kerbau 57.

Adapun resep membuat sate kerbau sebagai berikut.

Bahan-bahan

Bahan 250 gram daging kerbau
3-4 sdm kecap manis
1/4 keping gula merah
3 siung bawang merah
Tusuk sate

Bahan Saus Kacang:125 gram kecang goreng1/4 butir kelapa untuk bikin serundeng5 siung bawang putih2 butir kemiri5 buah cabai merah¾ keping gula arenGaramGula2 sdm air asam jawa500 ml air2 lembar daun jeruksesuai selera Kecap manisCara MembuatGiling atau pukul daging kerbau sampai lembut. Kemudian, haluskan semua bumbu pada bahan utama. Campurkan daging kerbau yang sudah digiling ke bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan. Setelah tercampur, lilitkan daging yang tercampur dengan bumbu tersebut ke tusuk sate.Langkah selanjutnya, siapkan saus satenya dengan menghaluskan bawang putih, kemiri, cabai. Bumbu tersebut kemudian ditumis hingga wangi dan masukkan daun jeruk, gula aren, air asam jawa, dan air. Tunggu sampai mendidih.Kemudian, masukkan kacang yang sudah dihaluskan dengan serundeng dan tambahkan kecap, gula, serta garam secukupnya. Lalu masak hingga air agak surut. Jangan lupa koreksi rasa. Setelah selesai matikan kompor.Selanjutnya, panggang sate kerbau  di atas bara hingga matang. Dan sate kerbau bisa disajikan dengan tambahan sambal kukus. Biasanya sate kerbau disajikan di atas piring beralaskan daun jati.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler