Es Dawet Moro Seneng, Kuliner Legend Kudus yang Eksis Hingga Kini
Murianews
Selasa, 8 Juli 2025 23:30:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dan sampai sekarang berada titik dimana sudah mempunyai dua cabang, yang pertama di dalam pasar kliwon, dan yang kedua di gang jayan.
Rahasia keawetan usahanya ini adalah tetap menjaga kualitas. Resep yang dipakai tetap sama sejak tahun 1970.
”Yang membuat tetap bertahan ya kita jaga kualitas, dan pasrahlah pada semesta rezeki pasti sudah ada yang ngatur,” jelas Sugiarto.
Warung Moro Seneng total memiliki enam karyawan. Dua membantu berjualan di dalam pasar, tiga membantu berjualan di gang jayan, dan satu lagi membantu di rumah khusus masak dawet.
Untuk jam buka, Kedai Es Dawet Moro Seneng melayani pelanggan mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.
”Harapan saya kedepan bisa membuka cabang, agar anak saya nanti bisa melanjutkan usaha ini seperti yang diwariskan oleh orang tua saya dulu,” ujarnya.
Penulis: Dhiya Raudlotul Asfa (Mahasiswa PPL UIN Sunan Kudus)
Editor: Anggara Jiwandhana



