Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bagi Anda yang berada di Kediri, tentu sudah tak asing lagi dengan nasi goreng anglo. Ya, kuliner malam ini memang memiliki cita rasa khas yang jadi pembeda dengan nasi goreng di kota lain.
Hal ini lantaran pola masak nasi goreng anglo yang terbilang unik. Secara bumbu, nasi goreng anglo dengan nasi goreng yang ada di kota lain terbilang sama. Yang membedakan, pengapian yang digunakan saat menggoreng nasi.
Khusus untuk nasi goreng anglo, para penjual menggunakan tungku dari tanah liat yang diisi arang. Arang inilah yang digunakan sebagai pengapian saat nasi goreng anglo.
Bahan alami arang yang berasal dari kayu, membuat cita rasa nasi goreng terasa lebih menggoda. Selain itu, bahan alami tungku yang berasal dari tanah liat juga menimbulkan aroma khas. Cara ini lah yang membedakan dengan nasi goreng biasa.
Hal berbeda lainnya adalah takaran memasaknya. Nasi goreng anglo pada umumnya hanya satu porsi sekali masak. Artinya, berapapun jumlah porsi yang dipesan, menggorengnya juga dilakukan satu persatu.
Nasi goreng anglo dapat ditemui dengan mudah di wilayah Kediri. Sebab, hampir semua pedagang nasi goreng di Kediri memasaknya dengan menggunakan anglo.
Nah, bagi kami yang berada di Kediri jangan lupa mencicipi nasi goreng Anglo ya…



